Demikian disampaikan Direktur ABDA, Freddy Wijaya, usai RUPS Tahunan di Jakarta, Selasa (21/6/2011). Pembangian dividen sekitar Rp 15,52 miliar, atau Rp 25 per lembar.
Sisa laba, 65% akan digunakan sebagai modal ditahan, serta Rp 29,5 miliar sebagai cadangan umum. Selain itu juga ada Rp 250 juta sebagai cadangan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencapaian ini tidak lepas dari naiknya premi bruto sekitar 46,26% atau Rp 202,70 miliar menjadi Rp 640,88 miliar hingga akhir tahun lalu.
(wep/ang)











































