Menurut Direktur Utama BRAU Rosan P Roslani, hingga tahun 2014 perseroan membutuhkan dana US$ 350 juta untuk pengembangan usaha. Khususnya tahun ini, dana yang siap dikeluarkan mencapai US$ 126 juta.
Dalam memenuhi dana tersebut, Rosan mengaku mengadalkan kas internal dan saldo laba ditahan. Ini cukup, hingga BRAU belum pakai pendanaan eksternal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perencanaan jangka panjang, BRAU berusaha untuk meningkatkan produksi batubara 30 juta ton hingga 2014 atau 3 juta ton per tahun.
"Dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya 1 juta ton, ini sudah on target. Sampai akhir Mei proporsional," tegasnya.
Tahun ini perseroan membidik produksi batubara 20,3 juta ton naik dari periode 2010 17,38 juta ton. Angka penjualan juga diperkirakan naik dari 17,07 juta ton menjadi 17,38 juta ton.
"Sebanyak 97% sudah terkontrak, dan lebih banyak menjual ke negara sendiri, PLN. Juga dari Cina, Korea lebih banyak. Indoa dan Taiwan. Cadangan terbukti kita saja mencapai 326 juta ton," paparnya.
(wep/ang)











































