PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengakuisisi 100% kepemilikan saham PT Mitrayasa Sarana Informasi (Infratel). Akuisisi tersebut akan menambah pendapatan TBIG lebih dari 10%.
Menurut Presiden Direktur sekaligus menjabat sebagai Chief Operating Officer TBIG Herman Setya Budi, portofolio menara Infratel terdiri atas 263 site menara dan 332 site shelter-only, dan melayani 672 tenants atau penyewaan secara keseluruhan.
"Infratel adalah penyedia menara independen yang memiliki hubungan baik dengan operator-operator telekomunikasi di Indonesia," katanya dalam siaran pers perseroan, Rabu (22/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akuisisi ini mendukung pertumbuhan bisnis kami dan kami akan terus mempertimbangkan untuk mengakuisisi portofolio besar maupun kecil yang memenuhi kriteria risiko dan tingkat pengembalian investasi kami,β lanjut Herman.
Pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham TBIG naik 50 poin (2,22%) ke level Rp 2.300. Sahamnya diperdagangkan 295 kali dengan volume 8.194 lot senilai Rp 9,455 miliar. (ang/hen)











































