Demikian disampaikan Direktur Utama Rinaldi Firmansyah ketika ditemui di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, (23/6/2011).
''Dana investasi yang sudah terpakai itu sudah 40%. Namun angka pastinya saya tidak hafal,'' singkatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
''Untuk pelanggan, total 120 juta termasuk pelanggan Flexi. Total BTS sudah sebanyak 42 ribu dan telah mengcover 97% wilayah Indonesia,'' terangnya.
Selain itu, tambahnya lagi, dana yang sudah terpakai sebesar 40% tersebut kemungkinan dipakai untuk pengembangan seluler, dan juga pengembangan kabel optik bawah laut di wilayah Aceh, Mataram, Kupang, dan sebagainya.
Kemudian, katanya, dalam rencana ke depan pihaknya melengkapi pelayanan Telkom Flexi dengan layanan data.
''Mungkin dalam beberapa bulan ke depan kita akan lengkapi Flexi dengan layanan data. Selama ini kan tidak ada,'' lanjut Rinaldi.
Untuk melengkapi layanan data, pihaknya akan mengeluarkan dana mencapai US$ 50 juta. ''Investasinya tidak akan mencapai US$ 50 juta dolar. Kontribusi Flexi masih belum besar, masih dibawah seluler, line fix, dan juga Speedy,'' ucapnya.
(nrs/ang)











































