Indeks Dow Jones dan S&P 500 jatuh untuk pekan ketujuhnya dalam dua bulan terakhir ini. Jika dilihat dari posisi tertinggi S&P 500 bulan April lalu, indeks ini sudah terkoreksi 7%.
Investor masih khawatir pemerintah Yunani gagal dalam menjalankan 'austerity plan' pekan depan, yang bisa membuat gagal bayar terhadap utang-utangnya. Pasalnya pemerintah setempat masih harus mengahadapi pihak-pihak yang tak setuju dengan rencana penghematan demi bayar utang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krisis di zona Eropa itu menjalar ke saham-saham bank Italia, seperti UniCredit SpA and Intesa Sanpaolo yang terjun bebas selain karena memang posisi modalnya yang sudah cekak. Perdagangan terhadap kedua saham itu pun disuspensi.
Indeks pengukur kekhawatiran investor di Wall Street, yaitu Indeks Volatilitas CBOE VIX dan VIX, melonjak 9,4% ke level 21,10. Beberapa analis menilai pasar tidak akan jatuh terlalu dalam sebelum adanya kekhawatiran yan lebih parah dari sekarang ini.
Indeks Dow Jones ambruk 115,42 poin (0,96%) ke level 11.934,58. Indeks Standard & Poor's 500 jatuh 15,05 poin (1,17%) ke level 1.268,45. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 33,86 poin (1,26%) ke level 2.652,89.
Selama sepekan, Indeks Dow Jones turun 0,58% dan Indeks S&P 500 melemah 0,24%, sementara Indeks Komposit Nasdaq menanjak 1,39%.
(ang/ang)











































