Pemda Tak Bakal Dapat Dividen Newmont Sampai Utang Lunas

Pemda Tak Bakal Dapat Dividen Newmont Sampai Utang Lunas

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 28 Jun 2011 14:43 WIB
Pemda Tak Bakal Dapat Dividen Newmont Sampai Utang Lunas
Jakarta -

Pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak akan kebagian dividen PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) sebelum sahamnya yang digadaikan ke Credit Suisse (CS) dibayar lunas atau ditebus.

Menurut Direktur Keuangan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Yuanita Rohali, pembelian saham Newmont yang dilakukan PT Multi Daerah Bersaing (MDB), perusahaan patungan antara Grup Bakrie dan Pemprov NTT, memakai dana internal dan pinjaman.

"Pinjaman itu hanya 1/3 dari nilai akuisisi. Nilai akuisisinya kan sekitar US$ 850 juta. Nah, utang kita sekarang tinggal US$ 219 juta itu yang pinjam dari pihak ketiga, dan lainnya modal," katanya usai RUPS di Jakarta, Selasa (28/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, utang sebesar US$ 219 juta itu didapat dari CS melalui gadai 24% saham Newmont. Utang ini akan dilunasi menggunakan dividen yang diterima dari Newmont. Selain itu, MDB juga punya utang sebanyak US$ 18 juta ke Nomura Indonesia.

"(Utang dilunasi) dari dividen Newmont. Bisa (refinancing), saat ini fleksibel. Kalau ada penawaran yang masuk tidak efisien maka tak diambil, kita pakai dana internal saja," katanya.

Seperti diketahui, Pemda NTB Pemkab Sumbawa, Pemkab Sumbawa Barat membentuk BUMD yakni PT DMB untuk memiliki saham Newmont. PT DMB selanjutnya bergabung dengan Multicapital membentuk konsorium Multi Daerah Bersaing (MDB). Multicapital sendiri merupakan salah satu unit usaha Bakrie Group, lewat BRMS.

Namun, Yuanita enggan berkomentar lebih banyak mengenai gadai saham yang dilakukan tanpa sepengetahuan pemda NTB. Menurutnya hal itu menjadi urusannya MDB.

"Secara konteksi seseorang akan beli saham maka harus bayar bisa dari kas perusahaan dan pinjaman. Beli saham Newmont kan MDB yang merupakan perusahaan patungan antara Pemda dan BRMS. Nah, yang menjaminkan sahamnya yaitu MDB," jelasnya.

Anaka usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) itu menargetkan utang kepada CS itu bisa dibayar lunas tahun depan. Sementara utang kepada Nomura dirampungkan dalam dua tahun ke depan.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads