Asing Belanja Saham Rp 1 Triliun, IHSG Cetak Rekor di 3.888

Asing Belanja Saham Rp 1 Triliun, IHSG Cetak Rekor di 3.888

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 30 Jun 2011 16:14 WIB
Asing Belanja Saham Rp 1 Triliun, IHSG Cetak Rekor di 3.888
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 58 poin dan cetak rekor baru disokong dana asing yang parkir di lantai bursa dengan jumlah cukup besar, sebanyak Rp 1 triliun. Kekhawatiran akan krisis utang Yunani pun sedikit pudar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 8.585 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan Selasa kemarin di Rp 8.620 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 21,941 poin (0,57%) ke level 3.852,214. Investor kembali pede menyusul kesepakatan parlemen Yunani melakukan penghematan belanja demi menyelesaikan krisis utangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesepakatan yang terjadi di Yunani itu diprediksi bisa menghindari negara di uni Eropa itu dari gagal bayar, sehingga tidak akan mengganggu laju pertumbuhan perekonomian dunia. Aksi beli pun kembali marak terjadi di lantai bursa.

Saham-saham unggulan menjadi sasaran para pemodal, baik lokal maupun asing. Dana asing sudah mengalir deras sejak pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melesat 47,913 poin (1,25%) ke level 3.878,186. Saham-saham unggulan menjadi incaran investor.

Indeks naik semakin tinggi menjelang penutupan perdagangan, saham-saham unggulan yang sudah murah kembali dikoleksi investor, seperti saham-sahamnya Grup Astra.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (30/6/2011), IHSG ditutup melesat 58,296 poin (1,52%) ke level 3.888,569. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melompat 12,564 poin (1,85%) ke level 690,646

Rekor ini sekaligus merupakan rekor intraday tertinggi yang pernah dicetak IHSG. Sebelumnya, rekor intraday IHSG diraih pada 20 Mei 2011 setelah naik 13,143 poin (0,34%) ke level 3.872,953.

Dana asing yang masuk ke pasar modal hari ini jumlahnya cukup tinggi. Investor asing borong saham dan tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,019 triliun seluruh pasar.

Seluruh indeks sektoral di lantai bursa menghijau. Aksi beli sangat ramai terjadi di lantai bursa, meski sempat terjadi profit taking di saham-saham infrastruktur.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 116.353 kali pada volume 4,484 miliar lembar saham senilai Rp 5,485 triliun. Sebanyak 153 saham naik, 80 saham turun, dan 100 saham stagnan.

Bursa-bursa regional makin mantap berjalan di zona hijau setelah parlemen Yunani sepakat untuk melakukan berbagai penghematan demi menghindari gagal bayar utangt-utangnya. Hanya bursa Jepang yang melaju paling lambat hari ini.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melesat 33,59 poin (1,23%) ke level 2.762,08. Β 
  • Indeks Hang Seng menanjak 336,92 poin (1,53%) ke level 22.398,10. Β 
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 18,83 poin (0,19%) ke level 9.816,09.
  • Indeks Straits Times melompat 42,40 poin (1,38%) ke level 3.122,14.


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.150 ke Rp 49.800, Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.000 ke Rp 63.550, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 1.500 ke Rp 127.000, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 1.250 ke Rp 24.900.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 44.750, Adira Finance (ADMF) turun Rp 250 ke Rp 13.200, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 250 ke Rp 15.250, dan Nipress (NIPS) turun Rp 200 ke Rp 3.050.

(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads