Bursa Asia Dibuka Positif Dipicu Membaiknya Data Ekonomi AS

Bursa Asia Dibuka Positif Dipicu Membaiknya Data Ekonomi AS

- detikFinance
Jumat, 01 Jul 2011 10:38 WIB
Jakarta -


stock-markets-expected-to-open-higher-300x226Bursa saham Asia sedikit lebih tinggi pada hari Jumat seiring surutnya kekhawatiran krisis Yunani dan data ekonomi AS yang mengalami tren positif.










Indeks MSCI Asia-Pasifik naik 0,1% menjadi 481,85, menyentuh level tertinggi dalam satu bulan. Di Jepang, indeks Saham Nikkei naik 0.81% atau sekitar 79.45 poin menjadi 9,895.54, sementara Topix naik 0,66 persen menjadi 854,83.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Di seoul, Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) dibuka naik 0.92% atau sekitar 19.38 poin menjadi 2,120.07, dipicu naiknya saham sektor teknologi seperti hynix Semiconductor dan Samsung Electronics.




Indeks saham Shanghai Composite dibuka turun 0,1% atau sekitar 2,74 poin menjadi 2,759.3. Saham Anhui Conch Cement Co naik 2,5% menjadi 28,45 yuan, rekor tertinggi sejak 7 April. Perusahaan mengatakan pihaknya berencana untuk membangun penggilingan semen dan jalur produksi klinker di Indonesia sebagai basis produksi pertama di luar negeri.

Sementara itu, saham Shenzhen Co meningkat 1,4% menjadi 16,18 yuan. Laba sebelum pajak operator supermarket akan meningkat sekitar 137 juta yuan tahun ini karena satu kali keuntungan. Sedangkan indeks saham Hangseng hari ini ditutup karena sedang libur.


Pada bursa Australia, indeks saham S & P dibuka turun 0,09% atau sekitar 4,30 poin menjadi 4.603,70. Sedangkan indeks saham Selandia Beru NZX naik 0,5% menjadi 3.466,6. Hal ini dipicu setelah dirilisnya data Purchasing Managers Index (PMI) Cina membebani saham, dan analis mengatakan pasar sekarang dalam mode konsolidasi setelah kinerja terbaik dalam satu hari sejauh tahun ini.

Saham-saham sektor finansial melemah sementara sektor pertambangan dibuka mixeds, saham dengan BHP Billiton naik 0,3% menjadi A $ 43,91 setelah menyelesaikan program pembelian kembali pada awal, sementara Rio Tinto turun 0,2% persen menjadi A $ 82,84.

Qantas Airways berada dalam fokus setelah kantor berita Nikkei mengatakan Jepang Airlines (JAL) akan memasuki pasar low-biaya melalui usaha patungan dengan Qantas satuan Jetstar.(RAP)

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads