Ical Tinggalkan PT Bakrie

Ical Tinggalkan PT Bakrie

- detikFinance
Kamis, 24 Jun 2004 13:22 WIB
Jakarta - Aburizal Bakrie mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Bakrie & Brothers tbk (BNBR) dan digantikan oleh Irwan Sarkawi, yang saat ini menjadi komisaris independen perseroan.Pemunduran Ical, nama panggilan Aburizal, telah disetujui dalam RUPS yang dilaksanakan di Hotel Inter Continental, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (24/6/2004).Menurut Ical, dilepasnya jabatan sebagai komisaris utama (komut) karena dirinya melihat perseroan telah berhasil melewati masa krisisnya. Dan langkah salanjutnya hanyalah tinggal mengembangkan kembali perseroan. "Saya sudah terlalu lama. Dan saya ingin selepas ini Bakrie lebih maju lagi karena masa-masa krisis sudah terlewati. Seperti pakai baju, baju itu sudah kesempitan, jadi saya lepas," kata dia.Ical mengaku setelah melepas jabatan sebagai komut, dirinya akan mengelola sesuatu yang lebih besar dibandingkan Bakrie & Brothers. Namun dia menolak apa saja rencana besanya itu. "Pokoknya saya ingin melakukan sesuatu yang lebih besar. Ya, bisnis, ya kegiatan sosial. Siapa tahu ditunjuk menjadi Ketua PMI," ujarnya.Dia juga membantah dirinya bersiap-siap menjadi menteri jika Wiranto terpilih menjadi presiden. "Enggak. Tim sukses juga tidak," tukasnya.Namun meski mundur jadi komut, Ical mengungkapkan dirinya akan meningkatkan kembali kepemilikan sahamnya di PT Bakrie & Brothers. Saat ini keluarga Bakrie hanya memiliki 2,5 persen setelah terdilusi cukup besar pada saat perseroan mengalami krisis keuangan. "Saya berencana mau menambah kepemilikan saham. Belum tahu berapa. Kalau lebih dari 20 persen saya harus ikut tender offer dan lapor ke Bapepam. Tapi itu belum tahu kapan," ungkapnya. Menurut Ical, penambahan saham itu akan dilakukan melalui bursa dengan melihat kondisi pasar yang kondusif. "Saat ini sudah tepat atau belum, saya belum bisa komentar," tegasnya. Sementara Dirut BNBR Bobby Gafur S Umar mengatakan, jika keluarka Bakrie ingin menambah kepemilikannya bisa dilakukan lewat pasar. Saat ini jumlah saham yang ada di pasar mencapai 38 miliar lembar.Dana untuk peningkatan kepemilikan, Ical mengaku belum bisa mengungkapkan. "Itu rahasia," tandasnya.Dalam RUPS itu juga disetujui susunan direksi dan komisaris BNBR adalah Komut Irwan Sarkawi, anggota komisaris adalah Amrin Yamin dan komisaris independen Muhammad Ikhsan. Dan di jajaran direksi adalah Predir Bobby Gafur, dengan direksi Yuanita Rohali menggantikan Ambono Janurianto dan Julianus Tobing menggantikan Beta Sri Winarto. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads