Indeks S&P 500 tercatat merosot hampir 2% dipicu kekhawatiran krisis Eropa akan menyebar ke Italia. Sementara para pejabat di Eropa kini masih berjuang untuk menuntaskan masalah fiskal Yunani, pada investor kini mulai dibuat khawatir tentang masalah di Italia.
"Penurunan pada hari ini tidak semestinya menjadi permulaan dari koreksi, tapi menunjukkan kita akan berada pada masa yang 'liar' pada pekan ini," ujar Randy Frederick, direktur Schwab Center for Financial Research seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran dari masalah di kawasan Eropa masih ditambah oleh melemahnya data tenaga kerja pada pekan lalu.
"Apa yang terjadi pada hari ini adalah sesuatu yang seharusnya terjadi pada Jumat lalu. Data tenaga kerja yang mengecewakan pada Jumat dan juga semua masalah kekhawatiran kebuntuan pembahasan anggaran AS dan juga Eropa telah memicu aksi jual," ujar Frederick.
Saham-saham sektor finansial dan sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi mencatat penurunan terburuk. Saham Bank of America Corp merosot 3,3%, Freeport McMoRan Copper & Gold Inc merosot 3,3%. Indeks finansial S&P tercatat turun hingga 2,8%.
Namun kemerosotan indeks saham terjadi pada perdagangan yang tidak terlalu ramai. Volume perdagangan di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,55 miliar lembar saham, jauh di bawah rata-rata transaksi tahun ini yang sebesar 8,47 miliar lembar saham.
(qom/qom)











































