Demikian disampaikan Direktur Utama Mandiri Investasi, Abipriyadi Riyanto dalam rilis yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (13/7/2011).
"Kerja sama dengan Bank Commonwealth untuk memperluas target pasar produk reksa dana saham MIED dari yang sebelumnya hanya ditawarkan kepada investor institusional dan sekarang kepada investor retail," jelas Abi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MIED menjanjikan alternatif investasi dengan potensi imbal hasil tinggi bagi investor, dimana hasil yang didapat lebih baik dari pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"Hingga 11 Juli 2011, total dana kelolaan (AUM) MIED mencapai RP 166,08 miiliar, dan telah memberikan imbal hasil sebesar 18,06% sejak diluncurkan," ucap Abi.
Reksa dana merupakan produk investasi favorit, baik ritel ataupun institusi, termasuk nasabah perbankan. Hingga akhir semester I-2011 terjadi pertumbuhan dana kelolaan reksa dana saham 22,57% dari Rp 45,67 triliun menjadi Rp 55,98 triliun. Raihan ini merupakan 35,64% dari total dana kelolaan seluruh produk reksa dana yang mencapai Rp 157,05 triliun.
(wep/ang)











































