Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan, Rabu (27/7/2011), dana yang diperoleh dari hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha melalui akuisisi perusahaan yang punya proyek properti di Jakarta, Bali dan Bogor.
Proyek-proyek yang diincar perseroan antara lain apartemen, perhotelan, perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan, pusat rekreasi dan perumahan. Saat ini, perseroan sedang melakukan negosiasi dengan perusahaan-perusahaan yang akan diakuisisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat utang yang akan diterbitkan emiten berkode APLN ini dibagi menjadi dua seri dengan jangka waktu dan bunga yang berbeda. Perseroan akan menetapkan tingkat bunganya setelah proses bookbuilding rampung.
Agung Podomoro sudah menunjuk PT Deutsche Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ini dengan wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).
Perseroan akan menggelar masa penawaran awal di 29 Juli-3 Agustus 2011 dan perkiraan tanggal efektif pada 11 Agustus 2011. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Agustus 2011.
(ang/ang)











































