Satriyo Tak Tahu Alasan Pergantian Direksi Semen Gresik

Satriyo Tak Tahu Alasan Pergantian Direksi Semen Gresik

- detikFinance
Senin, 28 Jun 2004 11:29 WIB
Jakarta - Dirut PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Satriyo mengatakan tidak tahu alasan pergantian direksi yang diajukan oleh pemegang saham dalam hal ini pemerintah. Menurutnya jika dinilai dari kinerja maka jajaran manajemen saat ini sudah membuat kinerja yang baik."Masa tugas kita masih satu tahun lagi. Saya tidak tahu alasan pergantian ini karena diusulkan oleh pemegang saham dalam hal ini pemerintah. Kalau masalah kinerja saya mau klarifikasi karena kinerja kita baik," kata Stariyo dalam paparan publik di BEJ, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (28/6/2004).Seperti diketahui, RUPS Semen Gresik pada 30 Juni 2004 salah satu agendanya adalah pergantian direksi. Selain itu juga meminta penundaan pengesahan laporan keuangan 2002 dan 2003 serta pembagian dividen.Mengenai dividen, menurut Satriyo menajemen mengusulkan dua opsi yakni ditunda atau membagikan dividen interim (sementara). "Jika pemegang saham menilai angka yang disajikan laporan keuangan 2002 dan 2003 sekarang ini cukup dipercaya maka opsi yang diambil adalah dividen interim," katanya.Pada tahun 2002, Semen Gresik juga membagikan dividen interim karena laporan keuangan Semen Padang belum selesai sehingga dividen interim tahun 2002 menggunakan dasar laporan keuangan Semen Gresik dan Semen Tonasa. Dividen dalam laporan keuangan 2002 masih ada sisa yang harus dibagikan kepada pemegang saham.Satriyo juga menegaskan untuk laporan keuangan tahun 2003 yang masih menunggu spesial audit hingga September diperkirakan tidak akan terjadi perubahan angka yang signifikan dibanding tahun 2002 sehingga jika diperlukan penyajian kembali maka koreksinya tidak terlalu besar.Satriyo mencontohkan dari laba bersih Semen Gresik 2003 yang dilaporkan saat ini sebesar Rp 399 miliar sebesar Rp 300 miliar kontribusinya dari Semen Gresik dan Rp 40 miliar dari Semen Tonasa. Sedangkan Semen padang juga sekitar Rp 40 miliar.Untuk tahun 2004, Satriyo mengungkapkan volume penjualan semen nasional untuk Semen Gresik group kemungkinan masih di bawah 10 persen sekitar 5-6 persen. "Namun jika untuk pulau Jawa saja kita penjualannya masih bisa di atas 10 persen," ujarnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads