Laba Produsen Anker Bir Tergerus Kenaikan Cukai

Laba Produsen Anker Bir Tergerus Kenaikan Cukai

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2011 14:18 WIB
Jakarta -

Produsen Anker Bir, PT Delta Jakarta Tbk (DLTA) membukukan penurunan laba bersih sebesar 0,8% menjadi Rp 74,195 miliar di semester pertama 2011, dari tahun lalu Rp 74,836 miliar. Beban usaha dan cukai yang tinggi menggerus laba perseroan.

Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan, Kamis (28/7/2011), laba bersih per saham dasar perseroan pun terpangkas menjadi Rp 4,409 per lembar dari Rp 4,47 per lembar di paruh pertama tahun 2010 lalu.

Padahal, penjualan perseroan naik dari Rp 585,36 miliar semester I tahun lalu, menjadi Rp 651,81 miliar. Namun, setelah dipotong cukai, penjualan bersih perseroan justru jadi turun, sebanyak Rp 266,48 miliar dari sebelumnya Rp 291,98 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemegang lisensi Carlsberg ini berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi hanya Rp 78,638 miliar di semester satu tahun ini dari Rp 113,23 miliar tahun lalu. Sehingga laba kotor kembali naik menjadi Rp 187,84 miliar dibandingkan tahun lalu Rp 178,74 miliar.

Sayangnya, kembali beban usaha perseroan menekan dengan bertambah banyak menjadi Rp 97,784 miliar dari Rp 91,713 miliar. Alhasil, beban usaha itu menggerus laba usaha menjadi Rp 90,059 miliar di paruh pertama tahun ini dari Rp 87,033 miliar.

Selama enam bulan pertama tahun ini, harga saham DLTA naik tipis 5,8% dari Rp 120.000 per lembar di akhir tahun 2010 menjadi Rp 127.000 per lembar di akhir Juni 2011.

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 14.10 waktu JATS, harga saham DLTA stagnan di Rp 127.500 per lembar tanpa ditransaksikan sama sekali.

Pada 1 April 2010 lalu kementerian keuangan telah menaikan tarif cukai untuk minuman beralkohol.

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads