Keuntungan Reksa Dana Pasar Uang Bisa Sampai 10,8%

Keuntungan Reksa Dana Pasar Uang Bisa Sampai 10,8%

- detikFinance
Senin, 28 Jun 2004 14:37 WIB
Jakarta - Reksa dana pasar uang hingga saat ini masih memberikan keuntungan (return) antara 4,8 sampai 10,8 persen per tahun atau 0,4-0,9 persen per bulan. Likuiditas reksa dana pasar uang saat ini terus meningkat seiring kebutuhan investor akan investasi yang cepat dan aman."Alternatif produk reksadana pasar uang saat ini paling aman dan investor banyak yang suka karena bisa dicairkan kapan saja sehingga likuiditasnya tinggi. Return yang diberikan antara 0,4-0,9 persen per bulan atau 4,8 sampai 10,8 persen per tahun," kata Direktur Indonesia Business Head PT Citigroup Securities Indonesia Frederik Wattimena di Jakarta, Senin (28/6/2004).Menurur Frederik, tingkat keuntungan dari reksa dana pasar uang sangat tergantung dari naik turunnya suku bunga SBI dimana dalam kondisi suku bunga yang trend-nya menaik investasi di pasar uang lebih menguntungkan dibandingkan deposito.Diperkirakan peningkatan likuiditas di pasar uang akan terus berlangsung hingga hasil pemilu sudah bisa menetapkan siapa presiden yang akan datang. Setelah itu pasar reksa dana pasar uang akan berjalan lebih stabil."Orang selalu butuh intrumen pasar uang. Jadi walaupun komposisinya nanti lebih rendah dibanding obligasi maupun saham pertumbuhannya tetap stabil," katanya.Kondisi investor saat ini yang lebih suka menaruh uangnya di jangka pendek sangat menguntungkan reksa dana pasar uang. Pasalnya dengan konsisi yang belum pasti investor bisa menaruh dananya pada instrumen yang risikonya sangat kecil namun bisa ditarik sewaktu-waktu tanpa dikenakan fee.Menurut Frederik, reksa dana pasar uang di Indonesia relatif belum begitu besar hanya sekitar Rp 17 triliun dibandingkan reksa dana obligasi. Hal ini sangat berbeda dengan di Amerika dimana pasar reksa dana volumenya sangat besar karena nasabah lebih suka menaruh uangnya di pasar uang ketimbang deposito yang bunganya hanya 0,5 persen.Perbedaan reksa dana pasar uang di Amerika dan di Indonesia adalah instrumen yang dipakai di AS berjangka waktu 180 hari sedangkan di Indonesia berjangka waktu 360 hari. Citigroup saat ini mengelola reksa dana pasar uang di AS US$ 4-5 miliar.Citi Reksa Dana TunaiPada kesempatan itu Vice President Portofolio Manager Fixed Income PT Citigroup Securities Indonesia TT Antonio Yongnata menjelaskan mulai Senin (28/6/2004) ini Citigroup aset manajemen kembali menerbitkan reksa dana pasar uang dengan nama Citi Reksa Dana Tunai.Target penjualan awal diharapkan sebanyak 200 juta unit atau Rp 200 miliar. Alokasi investasi Citi Reksa Dana Tunai sebesar 60-70 persen di deposito dan SBI, sisanya pada obligasi yang kurang dari 1 tahun atau yang akan jatuh tempo. Untuk investasi awal minimal sebesar Rp 500 ribu.Instrumen investasi yang dipilih adalah instrumen yang berjangka waktu 180 hari. Dengan penerbitan produk ini maka citi group mempunyai 4 jenis reksana dana dengan dana kelolaan mencapai Rp 2 triliun. Sedangkan sampai akhir tahun ditargetkan dana kelolaan mencapai Rp 3 triliun. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads