Sepi Sentimen, Indeks Naik Tipis

Sepi Sentimen, Indeks Naik Tipis

- detikFinance
Senin, 28 Jun 2004 16:18 WIB
Jakarta - Minimnya sentimen positif membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada penutupan perdagangan Senin (28/6/2004), naik tipis 0,307 poin pada level 720,539.Investor masih bersikap wait and see menunggu pengumuman bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) yang akan menaikkan suku bunganya akhir bulan ini. Selain itu, investor juga mulai mengantisipasi pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden 5 Juli mendatang.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling likuid turun 0,249 poin pada level 157,845, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,056 poin pada level 120,907, Indeks Papan Utama (MBX) naik 0,262 poin pada level 197,301 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,225 poin pada level 161,085.Perdagangan di pasar reguler berlangsung sepi dengan transaksi yang terjadi hanya sebanyak 6.667 kali pada volume pada 887.100 lot saham senilai Rp 337,080 miliar. Sebanyak 49 saham mencatat kenaikan harga, 42 saham mengalami penurunan harga dan 296 saham lainnya stagnan.Saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi di jajaran top gainer antara lain Bank Permata (BNLI) naik Rp 100 menjadi Rp 775, Indosat (ISAT) naik Rp 75 menjadi Rp 4.025, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.175, Bank BRI (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.625 dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 25 menjadi Rp 5.050.Sedangkan saham-saham yang harga merosot di deretan top loser di antaranya Astra Internasional (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 5.600, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.350, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 25 menjadi Rp 650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 1.225 serta Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 15 menjadi Rp 270.Minimnya sentimen positif di lantai bursa membuat investor masih mengambil sikap wait and see dan menghindari transaksi yang terlalu besar. Selain itu, investor juga tengah menunggu-nunggu hasil pertemuan The Fed akhir Juni ini, sekaligus mengantisipasi pelaksanaan pilpres pekan depan.Diprediksi, sepanjang pekan ini indeks akan bergerak stabil. Pergerakan indeks terutama akan didominasi oleh sentimen pelemahan dan penguatan nilai tukar rupiah. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads