Telkom Stock Split 1:2
Selasa, 29 Jun 2004 12:53 WIB
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Dengan demikian, setiap pemegang satu saham lama akan mendapat dua saham baru.Persetujuan stock split akan dimintakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 30 Juli mendatang. Agenda stock split itu terdapat dalam pengumuman panggilan kepada pemegang saham untuk menghadiri RUPS di sejumlah media massa hari ini, Selasa (29/6/2004).Hal itu juga diakui Direktur Utama Telkom, Kristiono, ketika dihubungi di Jakarta hari ini. "Perbandingan stock split 1:2, dimana setiap pemegang satu saham lama akan mendapat dua saham baru. Tapi ini baru diajukan manajemen ke pemegang saham. Sedangkan realisasinya setelah mendapat persetujuan dari RUPS 30 Juli nanti," jelas Kristiono.Menurut dia, tujuan stock split tersebut dalam rangka meningkatkan likuiditas transaksi saham Telkom. Dalam RUPS mendatang, Telkom di antaranya mengagendakan pengesahan laporan keuangan tahun 2003 serta penetapan dividen dari laba bersih tahun buku 2003. Rencananya, laporan keuangan Telkom tahun 2003 yang mengalami keterlambatan akan diumumkan besok, Rabu (30/6/2004).Adapun nilai nominal Telkom saat ini sebesar Rp 500 per saham, dimana saham yang akan mengalami stock split adalah saham seri A dan seri B. Pada penutupan sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Jakarta hari ini, saham Telkom yang berkode TLKM ditutup di level 7.200, atau turun Rp 150.
(ani/)











































