RUPS Bank Lippo Setujui Penjualan AYDA

RUPS Bank Lippo Setujui Penjualan AYDA

- detikFinance
Selasa, 29 Jun 2004 15:03 WIB
Jakarta - Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Bank Lippo Tbk menyetujui rencana penjualan aset yang diambil alih (AYDA) senilai Rp 2,3 triliun. AYDA ini akan dijual mulai bulan depan secara bertahap selama 3 tahun.Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur Bank Lippo Jos Luhukay usai RUPSLB yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (29/6/2004).Sebelumnya penjualan AYDA tertunda karena tidak disetujui oleh BPPN karena bisa menggerus modal Bank Lippo. Menurut Jos, penjualan AYDA tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Perseroan akan menjual AYDA dengan harga sebagus mungkin dan melihat kondisi pasar.Dijelaskan penjualan AYDA ini merupakan strategi ke depan untuk Bank Lippo dimana untuk penjualan itu sudah dilakukan pencadangan. "Jika dilakukan tergesa-gesa maka nilai jualnya kemungkinan hanya 40-45 persen," kata Jos.Hingga saat ini sudah ada beberapa investor yang berminat namun Jos menolak menjelaskan. Dalam RUPS juga disetujui tidak adanya pembagian dividen karena Bank Lippo masih alami saldo negatif. Namun saat ini, lanjut Jos, Bank Lippo sedang mengkaji melakukan quasi-reorganisasi yang tujuannya untuk menghapus saldo negatif tersebut."Tapi kita belum tahu kapan akan dilakukan. Mungkin paling cepat pada tahun 2005," ujarnya.Untuk tahun 2004 Bank Lippo menargetkan kredit baru senilai Rp 1,5-2 triliun dimana komposisi kreditnya 40 persen UKM, 40 persen komersial dan 20 persen konsumer. Sedangkan total outstanding kredit yang ada mencapai Rp 4,7-4,8 triliun. Saat ini dana pihak ketiga yang senilai Rp 24 triliun sebesar 25 persen dalam bentuk deposito. Loan to deposit ratio (LDR) Bank Lippo ditargetkan tahun ini sebesar 40 persen dibandingkan kondisi sekarang yang masih 20 persen.Menyangkut kebijakan kenaikan giro wajib minimum (GWM), menurut Jos hal itu akan menjadi parasit bagi bank. Namun untuk Bank Lippo hanya akan berdampak sedikit. (san/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads