"CAR kita saat ini berada di posisi 13,79% seiring dengan ekspansi kreditnya maka CAR sudah pasti tergerus dibawah 13%. Maka kita ambil opsi subdebt," ungkap Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid di Graha Niaga, Jakarta, Senin (8/8/2011).
Dijelaskan Arwin, CIMB Niaga mematok target pertumbuhan kredit hingga 22%. Hingga semester I-2011 kredit Bank Niaga telah tumbuh 11% Year To Date atau sejak Januari 2011-Juni 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, setiap ekspansi kredit Rp 1 triliun akan menggerus CAR hingga 8 bps. "Saat itu nanti kita memang terbitkan subdebt. Tapi belum tau berapa besarannya yang jelas minimal subdebt itu Rp 1 triliun," terangnya.
Wan juga menambahkan, CIMB Niaga optimistis laba bersih pertumbuhannya tetap terjaga diatas 30% di akhir tahun 2011 ini. Hal ini seiring dengan rencana bisnis bank CIMB Niaga yang terus mempertahankan perolehan laba bersih cukup tinggi.
(dru/ang)











































