Guruh Sukarnoputra Lepas Jabatan Komisaris Utama Fortune

Guruh Sukarnoputra Lepas Jabatan Komisaris Utama Fortune

- detikFinance
Selasa, 29 Jun 2004 17:21 WIB
Jakarta - Dengan alasan sibuk, Guruh Sukarnoputra mengundurkan diri dari jabatan sebagai Komisaris Utama PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). Pengunduran diri Guruh itu telah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung hari ini, Selasa (29/6/2004).Posisi adik Presiden Megawati Soekarnoputri itu selanjutnya digantikan Deddy S. Panigoro yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris. Fortune merupakan perusahaan jasa media iklan dengan klien Garuda, Dancow, Djarum, serta iklan-iklan perubahan kualitas hidup masyarakat Indonesia seperti kampanye Aku Anak Sekolah dan KPU.Satu nama baru dalam jajaran komisaris Fortune adalah Sjarifudin Zein sebagaiKomisaris Independen. Dengan demikian, susunan komisaris baru Fortune yangtelah disetujui RUPS adalah Deddy S Panigoro (Komisaris Utama dan KomisarisIndependen), Kasman Ardan (Komisaris), Miranty Abidin (Komisaris), Sjafrudin Zein (Komisaris Independen).Adapun susunan direksi tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya yaitu Indra Abidin sebagai Direktur Utama dan Muljadi Soelaeman sebagai Direktur.Demikian diungkapkan Direktur Fortune, Muljadi Solaeman, usai RUPS yang berlangsung di Mercantile Club, Wisma BCA, Jakarta, Selasa (29/6/2004). Muljadi juga menjelaskan, untuk tahun 2004 perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan dan laba bersih sekitar 50 persen.Menurutnya, pertumbuhan ini didukung oleh order materi iklan dan sosialisasikampanye dan pemilu legislatif maupun presiden dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sedangkan hingga Mei 2004, perseroan sudah mencapai 40 persen dari target yang ditentukan tersebut.RUPS juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari perolehan laba bersihnya pada tahun 2003 sebesar Rp 3,643 miliar. Menurut Muljadi, laba bersih tahun 2003 sebesar 15 persen akan digunakan sebagai dana cadangan dan sisanya 85 persen untuk dimasukkan ke dalam laba ditahan.Pada tahun 2003, Fortune mencatat kenaikan penjualan sebesar 101 persen menjadi Rp 148,5 miliar dibanding tahun 2002. Sedangkan laba bersihnya naik 14 persen dibanding tahun 2002 menjadi Rp 3,643 miliar. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads