Investor yang baru saja menderita kerugian dari turunnya saham-saham unggulan kembali dihajar oleh prospek suram Hewlett-Packard, yang jatuh hampir 20%. Koreksi paling dalam yang dideritanya sejak jatuhnya pasar pada tahun 1987 lalu.
Satu bulan terakhir ini merupakan kondisi yang berat bagi pasar saham, mulai dari dipangkasnya peringkat utang AS sampai ke perlambatan ekonomi global. The S&P sudah kehilangan 13,1% dalam sebulan terakhir, hampir mendekati koreksi yang sama di Oktober 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Hewlett-Packard's terjun bebas 19,9% ke level terendahnya dalam enam tahun terakhir di U$ 23,6 dan membuat koreksi terbesar di Indeks Dow Jones, menyusul rencana pelepasan unit bisnis terbesarnya di dunia yaitu PC (personal computer) serta menurunkan targetnya.
Koreksi ini menyusul pelemahan Wall Street sehari sebelumnya. Pada perdagangan Kamis, Dow Jones jatuh lebih dari 500 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing terpangkas 5%.
Kekhawatiran akan masuknya AS dan ekonomi global ke masa resesi membuat nyali investor ciut. Perdagangan terparah di Kamis itu sudah menjadi yang keenam kalinya dalam dua pekan Indeks S&P 500 jatuh lebih dari 4%.
Saham-saham berbasis teknologi mempimpin jatuhnya Dow Jones, seperti H-P, International Business Machines Corp, Intel Corp, dan Microsoft Corp merupakan saham blue chip yang jatuh. Saham IBM jatuh 3,8% ke US$ 157,54, sementara Intel turun 2,9% ke US$ 19,19, dan Microsoft kehilangan 2,5% ke US$ 24,05 per lembar.
Indeks Dow Jones jatuh 172,93 poin (1,57%) ke posisi 10.817,65. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 17,12 poin (1,50%) ke level 1.123,53. Indeks Komposit Nasdaq turun 38,59 poin (1,62%) ditutup di 2.341,84.
Dalam sepekan, Indeks Dow Jones melemah 4%, Indeks S&P 500 terkoreksi 4,7% dan Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 6,6%.
(ang/ang)











































