Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Emirsyah Satar menyatakan pada musim mudik lebaran tahun ini pihaknya menyediakan tambahan tempat duduk sekitar 25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan kapasitas sebesar itu diperoleh dari penambahan 99 penerbangan ekstra, pada sejumlah rute favorit, yaitu ke Singapura, Bali, Padang, Yogyakarta dan Surabaya untuk H-7 hingga H+7.
"Kita 25 persen kalau dibandingkan tahun lalu H-7 715 kursi, sekarang 891 kursi," ujarnya dalam jumpa pers di Kediaman Menteri BUMN, Jalan Denpasar, Jakarta, Minggu (21/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan pada musim mudik lebaran merupakan kesempatan BUMN untuk mengejar target pendapatannya yang kurang terealisasi dengan baik pada semester I.
"Semester I masih kurang, tapi diharapkan semester II ini bisa menembus target-targetnya," tegasnya.
Sebagai informasi, PT Garuda Indonesia Tbk mengumumkan peningkatan kinerja pada Juli tahun ini dengan pencapaian pendapatan sebesar Rp 2,45 triliun.
"Pencapaian ini signifikan atau meningkat 40 persen dibanding 'revenue' pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,74 triliun," kata Dirut PT Garuda Indonesia Tbk, Emirsyah Satar kepada pers, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Perolehan sebesar itu, lanjut Emirsyah, disebabkan jumlah penumpang yang diangkut Garuda pada bulan Juli 2011 meningkat signifikan yakni 1,642 juta penumpang. Jumlah itu meningkat sebesar 30 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 1,159,749 penumpang.
Emirsyah melanjutkan, akibatnya pada Juli 2011 ini Garuda berhasil membukukan laba usaha (operating profit) sebesar Rp 459,5 miliar dan laba bersih sebesar Rp320 miliar.
"Jadi, laba usaha Garuda pada Juli 2011 ini meningkat sebesar 42,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 188,4 miliar," tandasnya.
(nia/qom)











































