85 Persen Peminat IPO Ancol Investor Ritel
Kamis, 01 Jul 2004 16:49 WIB
Jakarta - Hasil penawaran umum perdana (IPO) saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol), ternyata paling banyak diminati oleh investor ritel sebesar 85 persen ketimbang investor institusi yang sebesar 15 persen. Saham Ancol yang ditawarkan Rp 1.025 per saham itu profil investornya 95 persen lokal dan 5 persen asing. Demikian diungkapkan oleh Direktur PT Danareksa (Persero), Harry Danardjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis,(1/7/2004). PT Danreksa Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi untuk IPO saham Ancol. Dijelaskan, dari hasil penawaran umum yang telah dilaksanakan pada tanggal 25, 28 dan 29 Juni 2004, dengan total emisi sebesar 80.000.000 lembar saham pada harga Rp1.025,- per lembar saham, terjaring permintaan sebesar 91.996.500 saham. Sehingga saham Ancol mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 15 persen. Menurut Harry, sesuai dengan sistem penjatahan di mana 95 persen adalah alokasi untuk penjatahan pasti (fixed) dan 5 persen adalah alokasi untuk penjatahan terpusat (pooling) maka jatah alokasi untuk porsi fixed adalah 6.000.000 lembar saham dan 4.000.000 lembar saham untuk porsi pooling. Dari total permintaan yang diterima sejumlah kurang lebih 17.000.000 lembar saham merupakan permintaan atas porsi pooling, yang mencerminkan kelebihan permintaan sebanyak 3 kali dari jatah porsi pooling. Harry menjelaskan, mengingat kondisi pasar yang volatil dalam satu bulan terakhir ini, dan menimbang fundamental Ancol yang kuat, maka harga Rp1.025 per saham merupakan harga yang optimum bagi Ancol dan masih memberikan prospek yang baik bagi para investor di pasar sekunder. Saham Ancol akan dicatatkan, di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada Jumat besok, 2 Juli 2004, dimana jumlah saham yang ditawarkan sebesar 10 persen dari keseluruhan saham perseroan. Sebelumnya, manajemen Ancol berharap, dari hasil IPO ini 50 persen sahamnya bisa dimiliki asing karena asing orientasinya pada investasi jangka panjang.
(san/)










































