Bursa Asia Dibuka Mixed Terkait Spekulasi Dukungan Stimulus AS

Bursa Asia Dibuka Mixed Terkait Spekulasi Dukungan Stimulus AS

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2011 11:01 WIB
Jakarta -


saham_asia_1Bursa Saham Asia dibuka mixed pada hari Rabu, terkait pasar global terdorong oleh spekulasi Federal Reserve AS yang akan mengambil tindakan lebih lanjut untuk merangsang ekonomi terbesar di dunia.





Di Jepang, Indeks saham Nikkei naik setelah Wall Street rally pada spekulasi pelonggaran lebih oleh Federal Reserve, mengeluarkan dari beban pemotongan pringkat utang Jepang oleh Moody.


Moody 's memangkas rating pada utang pemerintah Jepang pada satu tingkat ke Aa3, menyalahkan defisit anggaran yang besar dan penumpukan utang sejak resesi global di tahun 2009.


Indeks Saham Nikkei Dibuka naik 0,91% pada 8,812.16 pada hari Rabu, sementara Indeks saham Topix naik 0,87% menjadi 756,95.


Bursa Saham seoul dibuka menguat, mengikuti kenaikan pada bursa Wall Street, dengan saham Hyundai Motor memperoleh keuntungan lebih dari 3% setelah mencapai kesepakatan tentatif upah dengan serikat tenaga kerja.


Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) Naik 0,79% menjadi 1,790.74.


Bursa Saham Asia bergerak lebih tinggi pada hai Rabu, mengikuti keuntungan di Wall Street dan didorong oleh prospek tindakan stimulus ekonomi dari Federal Reserve Bank.


Namun pada Bursa Saham Hong Kong saham diperdagangkan lebih rendah terseret oleh sector asuransi setelah perusahaan asuransi terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, China Life, melaporkan set mengecewakan pada hasil di babak pertama yang turun -9.8% atau sekitar -2.25 menjadi 20.70.


Indeks saham Hang Seng di Buka Turun -0.82% atau sekitar 163.14 menjadi 19712.


Bursa saham Australia menguat dengan indeks saham S & P dibuka naik 0,87% atau sekitar 36,50 menjadi 4.209,90. Saham Qantas Airways naik setelah mengumumkan keuntungan setahun penuh dari A $ 250 juta ($ 262 juta).


Macarthur Coal, menghadapi tawaran pengambilalihan $ 5 milyar, dua kali lipat tahun berkat keuntungan penuh harga batubara yang kuat dan mengatakan hal itu dalam pembicaraan dengan counterbidders potensi untuk Peabody Energy dan ArcelorMittal. Berita ini telah membuat saham melonjak lebih tinggi.(RAP)


Β 
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads