Pasalnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) telah menyetujui rencana Perseroan melepas lepas sahamnya sebanyak 1.162.285.399 lembar dengan nilai Rp 4,9 triliun.
"Rights Issue V yang dilakukan akan memperkuat posisi permodalan dan neraca Danamon, serta mendukung pertumbuhan lini usaha kami di masa yang akan datang," ujar Direktur Utama BDMN Henry Ho kepada detikFinance dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (24/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rights Issue V ini akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sebesar 1.162.285.399 saham Seri B baru dengan nilai nominal Rp 500 (lima ratus Rupiah) per saham yang ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp 4.300 (empat ribu tiga ratus Rupiah) setiap saham, atau dengan nilai total sebesar Rp 4.997.827.215.700.
"Dana hasil Rights Issue V ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan oleh Danamon untuk pemberian pinjaman yang diberikan pada sektor kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pembiayaan otomotif," ungkap Chief Financial Officer dan Direktur Keuangan Danamon, Vera Eve Lim.
Rights Issue tersebut akan dilakukan dengan cara menerbitkan HMETD kepada para pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 12 September 2011 pukul 16.00 WIB dengan memperhatikan semua ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal dan peraturan bursa efek di Indonesia dimana saham-saham Perseroan dicatatkan.
Setiap Pemegang 1.000 (seribu) saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per Tanggal Pencatatan berhak atas 138 (seratus tiga puluh delapan) HMETD untuk membeli 138 (seratus tiga puluh delapan) saham Seri B baru dengan harga penawaran Rp 4.300 (empat ribu tiga ratus Rupiah), yang harus dibayar penuh dengan uang tunai pada tanggal pemesanan.
Sertifikat Bukti HMETD dapat diperdagangkan terhitung sejak tanggal 14 September 2011 sampai dengan tanggal 21 September 2011.
Seluruh proses Rights Issue V ini direncanakan akan selesai pada akhir bulan September 2011, dan telah sepenuhnya dijamin oleh Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd. dan Deutsche Bank AG, Hong Kong Branch selaku Pembeli Siaga.
Pemegang saham mayoritas Danamon, Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd yang memiliki 67,37% saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2011, telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh hak yang dimilikinya atas HMETD.
(dru/dnl)











































