PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melepas 1,764 miliar (30%) saham PT Golden Energy Mines (GEM) kepada GMR Singapura.
Harga penjualan disepakati setara dengan harga penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) GEM yang akan dilakukan tahun ini.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Kamis (8/9/2011), harga saham pada IPO itu nantinya dikalikan jumlah saham yang dibeli secara Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan hukum negara Singapura sehingga menjadi nilai total transaksi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golden Energy sendiri awalnya berniat menggelar IPO di Agustus 2011 dengan menawarkan saham perdana sebanyak 1,25 miliar lembar, atau setara 20% dari saham yang dicatatkan. Harga yang dutetapkan pada level Rp 2.300- 3.500 per saham.
Namun, karena satu dan dua hal, rencana itu akhirnya molor ke akhir tahun ini. Manejemen perseroan berniat untuk memperbaharui penggunaan laporan keuangan.
Sementara GMR Singapura yang menjadi pihak pembelia adalah anak usaha GMN Energy Ltd yang tercatat di bursa India. Perusahaan infrastruktur ini bergerak di bidang pembangkit listrik, dengan kapasitas 808 mw serta 8.448 mw sedang dalam proses pembangunan di India
Salah satu Grup usaha Sinar Mas ini juga berniat menjual aset berupa tanah dan bangunan yang tidak digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan untuk menghimpun dana segar. Letaknya di Jalan H Juanda Raya nomor 37-38.
Nilai dari aset tersebut disepakati sebesar Rp 129 miliar sehingga akan meningkatkan arus kas dan lukuiditas perseroan. PT Sinar Mas Teladan akan menjadi pihak pembeli dalam aksi korporasi ini.
Emiten berkode DSSA itu akan segera menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 12 Oktober 2011 dalam rangka meminta persetujuan penjualan saham anak usaha dan aset tersebut. (ang/dnl)











































