Demikian disampaikan Direktur Utama ASGR Lukito Dewandaya, di Jakarta, Selasa (13/9/2011).
Proyek pemerintah yang cair di akhir tahun, masih menjadi andalan perseroan dalam mengakumulasi pendapatan. Dengan pencairan sisa anggaran yang biasa cair di tiga bulan terakhir 2011, maka ia yakin target tersebut dapat tercapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang Agustus, pendapatan dokumen solution masih mendominasi, dengan porsi 60%. Disusul kemudian pendapatan dari IT solution.
"Untuk margin dari IT solution lebih kecil, hanya sekitar 17%. Sedangkan untuk dokumen solution bisa mencapai 30%," tuturnya.
Ia menambahkan, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal Rp 200 miliar. Sebanyak Rp 70 miliar telah perseroan pakai untuk pembelian mesin-mesin copyer, dan kemudian disewakan.
Pembelian mesin copyer ditargetkan menghabiskan dana Rp 100 miliar hingga akhir tahun. Perseroan juga pada awal tahun berencana membangun gedung baru, namun hal ini batal dilakukan demi efisiensi pengeluaran.
(wep/ang)











































