Bursa Regional Membaik, IHSG Naik 14 Poin

Bursa Regional Membaik, IHSG Naik 14 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2011 09:36 WIB
Bursa Regional Membaik, IHSG Naik 14 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan naik tipis 14 poin atas positifnya bursa-bursa Asia. Investor masih mencermati perkembangan krisis utang Eropa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 8.660 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 14,422 poin (0,37%) ke level 3.889,205. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 3,579 poin (0,52%) ke level 684,123.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Rabu (14/9/2011), IHSG menguat tipis 14,168 poin (0,36%) ke level 3.888,951. Indeks LQ naik 3,716 poin (0,54%) ke level 684,260.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 22,295 poin (0,58%) ke level 3.897,078. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 4,676 poin (0,69%) ke level 685,220.

Kemarin, IHSG ditutup melemah 21 poin seiring keluarnya dana-dana asing hingga Rp 592 miliar. Nilai transaksi di lantai bursa tidak terlalu tinggi dengan perdagangan yang cukup sepi.

Investor mulai bertaruh soal perkembangan krisis di Eropa sehingga membuat saham-saham di bursa Wall Street ditutup menguat. Investor meyakini para pemimpin Eropa akan segera mengambil langkah mengatasi krisis utang Yunani.

Sentimen ini juga berimbas kepada pergerakan bursa-bursa regional yang rata-rata menguat. Hanya bursa Jepang yang terkoreksi karena kemarin sudah melesat cukup tinggi.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 12,06 poin (0,49%) ke level 2.483,36.
  • Indeks Hang Seng menguat 160,91 poin (0,85%) ke level 19.191,45.
  • Indeks Nikkei 225 turun 16,81 poin (0,20%) ke level 8.599,74.
  • Indeks Straits Times menanjak 23,33 poin (0,85%) ke level 2.752,70.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 8.660 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan kemarin.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads