Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah, pagi menjelang siang ini sudah berada di posisi Rp 9.050 per dolar AS. Padahal pada awal perdagangan, dolar masih ada berada di level Rp 8.950.
Menurut seorang pialang di pasar valas, sejak pagi tadi Bank Indonesia (BI) sudah melakukan intervensi di pasar uang menjaga agar nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak jatuh terlalu dalam.
"BI masuk dari pagi, ngejagain (menjaga) (dolar) enggak nembus Rp 9.100," kata seorang pialang itu kepada detikFinance, Selasa (20/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koreksi di nilai tukar rupiah ini sudah terjadi sejak awal pekan ini. Dalam beberapa perdagangan terakhir, secara perlahan rupiah terus melemah.
Kemarin, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan masyarakat tidak perlu panik atas terjadinya pelemahan di nilai tukar rupiah terhadap dolar. Menurutnya, pelemahan ini hanya sementara.
"Temporary tenang saja lah. Nggak usah panik," katanya di Kantor Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/9/2011) kemarin.
(ang/qom)











































