Akuisisi Menara, Solusi Tunas Cairkan Utang Rp 1,8 Triliun

Akuisisi Menara, Solusi Tunas Cairkan Utang Rp 1,8 Triliun

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2011 14:08 WIB
Jakarta - PT Solusi Tunas Pratama Tbk siap mencairkan fasilitas pinjaman dari sindikasi perbankan sebesar Rp 1,8 triliun untuk mengembangkan usaha, melalui penambahan menara dengan cara akuisisi.

Menurut Direktur Solusi Tunas Pratama Juliawati Gunawan, fasilitas perbankan ini terdiri dari RBS Bank, Standard Chartered Bank, Bank CIMB Niaga, dan Bank Mandiri. Opsi pinjaman ini guna melengkapi pendanaan dari IPO, sekitar Rp 380 miliar.

"Dana digunakan untuk pembangunan, yang saat ini lebih bertumbuh dari sisi jumlah dari pada service. Posisi bisnis menara memang sedang tumbuh, maka banyak terjadi akuisisi atau pembangunan," ungkapnya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (20/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perseroan siap mencairkan dana pinjaman, saat negosiasi akuisisi menara tuntas. "Sisa facility akan digunakan 2012, target tergantung close akuisisi. Kami selama ini memiliki kontrak dengan sembilan operator, dengan klien terbesar Bakrie Telecom, Axis, dan Ericsson," pungkasnya.

Sementara itu, terkait saham perdana PT Solusi Tunas Pratama Tbk, kata Presiden Direktur Ciptadana Securities, Ferry Budiman Tanja, akan banyak diserap investor domestik, khususnya institusi. Dengan hanya melepas 100 juta lembar, maka institusi dianggap lebih tertarik.

Dengan kisaran harga per saham Rp 3.200-3.800, lanjut Ferry, merupakan harga diskon. "Kami menggunakan pendekatan EV Ebitda di level 8 kali, diskon 10%. Dimana perusahaan sejenis Ev Ebitda rata-rata 10 kali," ucap Ferry.

Sampai dengan akhir tahun ini, STP membidik pendapatan Rp 300 miliar dengan marjin Ebitda sekitar 85%. Hingga kini perseroan memiliki menara telekomunikasi sebanyak 1.121 tower, dimana sebagian besar berlokasi di Jabodetabek.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads