Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (22/9/2011).
"Kami sedang monitor pergerakan pasar. Sejauh ini Bursa (BEI) tidak akan melakukan tindakan ekstrim," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor asing memang telah melepas Rp 4,5 triliun pada perdagangan hari ini (22/08/2011). Reaksi ini tergolong paling terakhir dibandingkan pasar bursa negara lain.
"Koreksi di IHSG paling telat dibandingkan pasar lainnya. Ini hanya temporer," tegasnya.
Sebelumnya, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo menyampaikan, tengah memantau kejatuhan indeks. Termasuk antisipasi opsi penghentian perdagangan pasar modal saat kondisi terus menyusut. Koordinasi internal terus dilakukan antar divisi.
"Kami sedang terus monitoring pergerakan pasar dan pergerakan saham-saham yang turun drastis seperti ASII, BBNI dan BBRI," tegas Uriep tadi.
(wep/ang)
