Menurut Kepala Biro PKP Sektor Jasa Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Gonthor R. Azis, porsi saham publik Apexindo masih tersisa, meskipun jumlahnya masih minim.
"SSI masih miliki 0,28%. Ini saham publik APEX, meskipun mereka telah di-delisting oleh Bursa," ucapnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (22/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti disampaikan, Tuscany telah mengambil alih kepemilikan 93,95% Sabre Systems yang sebelumnya milik MIRA. Sabre Systems sendiri merupakan induk usaha dari dari SS1 Offshore Pte Ltd, MIH Pte Ltd dan Apexindo.
Atas transaksi tersebut, Bapepam meminta keterangan antara MIRA dan Tuscany pekan lalu. Perkembangan selanjutnya, otoritas pasar modal ini akan mempertemukan ketiganya dalam satu meja, Tuscany, MIRA dan manajemen APEX.
"Pemanggilan ketiganya untuk meyakinkan dan perolehan data kreditur Apex. Terus melakukan cross check dengan data yang diberikan Tuscany," tuturnya.
"Kami meminta surat keterangan resmi bahwa tidak ada keterikatan diantaranya keduanya, serta surat pernyataan kewajiban untuk melakukan pembayaran seluruh anak usaha. Dan kesanggupan tender offer karena secara tidak langsung masih ada sisa saham publik," pungkas Gonthor.
Sebagai informasi, pada awal 2009 memang MIRA mengumumkan rencana akuisisi 82,6% saham Apexindo yang merupakan anak usaha PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dan Encore International Limited. MIRA mengambil alih 48,9% saham APEX yang kini dipegang oleh Medco, dan 31,7% yang dimiliki Encore.
(wep/ang)











































