Terganjal RUPS, Emiten BUMN Sulit Buyback Saham

Terganjal RUPS, Emiten BUMN Sulit Buyback Saham

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Jumat, 23 Sep 2011 14:39 WIB
Terganjal RUPS, Emiten BUMN Sulit Buyback Saham
Jakarta - Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sulit merealisasikan rencana pembelian kembali atau buyback sahamnya yang sudah murah. Pasalnya, belum ada restu dari pemegang saham.

Dua BUMN yang belum bisa merencanakan aksi buyback, adalah PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP).

"Tidak ada rencana buyback, karena tidak punya izin dari pemegang saham," jelas Direktur Utama PTBA, Soekrisno, kepada detikFinance, di Jakarta, Jumat (23/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang sama disampaikan PTPP, seperti disampaikan Corporate Secretarynya Betty Ari. Menurutnya, belum ada aksi tersebut.

Opsi buy back sempat disuarakan mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu. Dengan anjloknya IHSG kemarin sekitar 8,88%, perseroan mendapat keuntungan karena harga lebih murah. Pembelian juga membantu bangkitnya pasar.

"Sudah saatnya pemerintah dan BUMN mempertimbangkan cara penyelesaian anjloknya harga saham, seperti pada tahun 2008 lalu," ucap Said.

Saat intervensi dari emiten BUMN yang rata-rata sahamnya blue chip, maka pemulihan pasar bisa lebih cepat. Selain itu, perusahaan plat merah yang membeli kembali sahamnya bisa mendapatkan keuntungan di kemudian hari.

Selain PTBA dan PTPP, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) juga tidak merencanakan aksi pembelian saham milik publik. JSMR mengaku, tidak menganggarkan dana untuk buyback.

"Kita tidak alokasikan dana untuk buyback, semua dana yang ada akan dipakai untuk pengembangan usaha," imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads