Menurut laporan keuangan MBAI yang dipublikasi di Jakarta, Jumat (23/9/2011), pencapaian laba periode berjalan terjadi akibat meningkatnya beban pokok dari Rp 501,07 miliar menjadi Rp 595,97 miliar, dan meningkatnya beban umum administrasi menjadi Rp 115,31 miliar. Padahal penjualan perseroan naik menjadi Rp 768,1 miliar.
Laba kotor perseroan pun langsung turun 11,74% dari Rp 195,03 miliar menjadi Rp 172,12 miliar. Beban usaha yang semakin tinggi, membuat kinerja laba sebelum pajak perseroan semakin kelam. Laba ini anjlok 80,04% menjadi Rp 16,71 miliar di Juni 2011, dari periode sebelumnya Rp 83,75 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total aset perseroan di paruh pertama 2011 tercatat Rp 1,366 triliun, naik dari periode sebelumnya Rp 1,15 triliun. Sementara total utang emiten berkode MBAI ini mencapai Rp 666,03 miliar, naik dari periode sebelumnya Rp 458,13 miliar.
(wep/ang)











































