Demikian disampaikan Direktur BORN Geroad Jusuf saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (28/9/2011). "Tembus dua juta ton produksi," katanya.
Perseroan memang memasang target 3,6 juta ton produksi dan penjualan batu bara 'khusus' ini tahun ini. Kontribusi paling banyak berasal dari kontrak jangka panjang. Dan diharapkan, dengan efisiensi yang terus dilakukan, produksi BRON kembali naik menjadi Rp 5 juta ton tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efisiensi yang telah dan akan dilakukan BORN diantaranya, instalasi conveyor barge loader sebesar 2.400 ton per jam yang telah rampung di Mei 2010. Juga telah selesai instalasi coal crusher sebesar 850 ton per jam di Februari 2011, serta penyelesaian konstruksi ISP untik AKT tahap 1 di Mei 2011.
Penjualan hasil tambang perseroan mayoritas diserap oleh perusahaan dari China. Tercatat 2 juta ton dipastikan milik General Nice dan Zhang Lian yang terbagi merata.
(wep/ang)











































