Hal ini disampaikan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (29/9/2011).
"Kami yakin, bahwa asing tidak pernah mengabaikan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Turunnya portofolio dari mereka karena aksi global fund manager yang menarik dana," jelas Ito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam dua hari kemarin, asing net buy. Tapi ini dilakukan saat indeks naik. Domestik telah mengambil keuntungan," paparnya.
Di tengah ancaman ekonomi dunia melambat, Ito yakin hal ini tidak terjadi di Indonesia. "Indonesia ini trennya naik. Maka saat yang tepat berinvestasi adalah sekarang. Jangan tunggu asing, dan indeks sudah naik," ucapnya.
Arus dana asing pun semakin deras saat rating utang Indonesia naik satu level menjadi BBB- atas selevel investment grade. "Jadi isu bubble di pasar modal, itu tidak ada. Bursa cukup solid," tegas Ito.
(wep/ang)











































