BI: Dolar Sudah 'Jinak' di Rp 8.810

BI: Dolar Sudah 'Jinak' di Rp 8.810

- detikFinance
Jumat, 30 Sep 2011 14:15 WIB
BI: Dolar Sudah Jinak di Rp 8.810
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan volatilitas rupiah yang sempat bergejolak terhadap dolar AS sudah menuju titik tenangnya. Bank sentral menyatakan dolar saat ini sudah cukup stabil di level Rp 8.810.

"Rupiah saat ini lebih tenang. Kurs sekarang ada di sekitar Rp 8.810/US$ ya itu merupakan titik tengahnya dan tekanan tidak seberat seminggu lalu," ungkap Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (30/9/2011).

Menurut Darmin, memang masih ada tekanan di tingkat eksternal terutama dari sisi gejolak di tingkat global karena pasar merasa banyak ada ketidakpastian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terutama di Eropa. Walaupun kita tahu, Jerman itu parlemennya sudah vote untuk stabilization fund di Eropa walaiupun dia baru satu dari sekian negara yang perlu berikan vote paling tidak itu menjadi titik terang penyelesaiannya di Eropa berjalan," tuturnya.

Darmin menegaskan, BI masih akan terus menjaga rupiah melalui intervensi dan maupun memborong SUN di pasar sekunder.

"Kita akan terus jaga supaya SOP kita baik di intervensi valas maupun pembelian SUN makin tajam dari pengalaman selama beberapa minggu ini. Kita merasa lebih siap menghadapi gejolak," tegas Darmin.

Lebih jauh Darmin mengungkapkan ketika situasi sedang 'gawat' BI akan melakukan kedua cara tersebut dimana menyatukan dua kombinasi sekaligus. Baik intervensi dan pembelian SUN secara bilateral menggunakan valas.

"Kita itu kan di pasar SUN ada yang beli bilateral ada yang lelang. Lelangnya juga pakai rupiah. Jadi kita belum melakukan operasi untuk membeli SUN pakai valas. Itu kalau situasinya sudah lebih berat lagi kalau situasi sudah kita anggap outflow-nya lebih mengkhawatirkan karena itu kan berarti menyatukan dua intervensi," jelas Mantan Dirjen Pajak ini.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads