Pencatatan Obligasi CSM di BES Hanya Rp 200 Miliar
Kamis, 08 Jul 2004 16:58 WIB
Jakarta - PT Citra Sari Makmur hanya mencatatkan obligasi yang akan diperdagangkan di Bursa Efek Surabaya (BES) mulai 12 Juli 2004 sebesar Rp 200 miliar. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan pada saat penawaran ke publik yang mencapai Rp 350 miliar. Obligasi yang akan dicatatkan di BES itu terdiri dari obligasi konvensional sebesar Rp 100 miliar dan obligasi syariah ijarah senilai Rp 100 miliar. Padahal sebelumnya obligasi konvensional yang ditawarkan mencapai Rp 250 miliar. "Kalau jumlahnya lebih rendah dibanding perjanjian pencatatan dulu, emiten tidak perlu melapor alasannya kenapa, asal penggunaannnya jelas jadi ini tidak masalah," kata Direktur BES Guntur Pasaribu ketika dihubungi di Jakarta, Kamis,(8/7/2004). Guntur menilai, kemungkinan CSM memproyeksikan besarnya obligasi tersebut untuk mengantisipasi hasil rating yang diperoleh. "Jadi dulu maksimal Rp 350 miliar itu mungkin CSM antisipasi perolehan rating dari Kasnic," ujarnya. CSM memperoleh pemeringkatan dari PT Kasnic Credit Rating Indonesia (Kasnic) A-(single A minus) baik untuk obligasi konvensional maupun obligasi syariah ijarah.Obligasi CSM konvensional senilai Rp 100 miliar berjangka waktu lima tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 14,25 persen per tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah pokok dan akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli 2009. Bunga obligasi dibayarkan tiap tiga bulan dan pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2004, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir akan dilakukan pada 9 Juli 2009. Obligasi Syariah Ijarah juga berjangka waktu lima tahun dengan cicilan fee Ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 14.250.000.000 per tahun. Obligasi syariah ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah sisa fee Ijarah dan akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli 2009. Cicilan fee Ijarah dibayarkan setiap tiga bulan dan pembayaran cicilan fee Ijarah pertama akan dilakukan pada 9 Oktober 2004 sedangkan pembayaran cicilan fee Ijarah terakhir dilakukan pada 9 Juli 2009. CSM merupakan perusahaan penyedia jasa jaringan telekomunikasi data digital atau Broadband Digital Data Network (B-DDN) berbasis satelit, kabel, dan wireles di Indonesia. Sebelumnya manajemen menjelaskan, hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk refinancing dan modal kerja. Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Investondo Nusantara Sekuritas dan PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA).
(mi/)











































