Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 37 poin tertekan buruknya situasi ekonomi global. Jatuh sangat dalam hingga ke posisi terendahnya sejak 7 September 2010.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 8.950 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.100 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 36,839 poin (1,10%) ke level 3.311,869. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 9,146 poin (1,56%) ke level 575,072.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bisa menahan laju koreksinya, turun tipis 4,948 poin (0,15%) ke level 3.343,760. Sementara Indeks LQ 45 naik tipis 0,888 poin (0,15%) ke level 585,106.
Namun pada pukul 9.37 waktu JATS, IHSG sudah menghijau di 3.350,968. Kemarin, IHSG merosot hingga 200 poin akibat maraknya sentimen negatif yang beredar. Indeks jatuh paling dalam diantara bursa Asia.
Dari Amerika, bursa saham Wall Street kembali jatuh, berhenti di titik terendah dalam 13 bulan terakhir. Saham-saham bank terkoreksi paling dalam akibat adanya masalah likuiditas terkait eksposure surat utang Yunani yang cukup besar.
Hal ini membuat bursa-bursa di regional pagi ini kembali berada di dalam tekanan, dipimpin bursa saham Korea Selatan. Rata-rata masih terkena koreksi, meski ada satu yang menguat yaitu bursa saham Hong Kong.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 5,87 poin (0,25%) ke level 2.359,47.
- Indeks Hang Seng melemah 105,20 poin (0,63%) ke level 16.716,95.
- Indeks Nikkei 225 anjlok 139,15 poin (1,63%) ke level 8.406,33.
- Indeks Straits Times jatuh 42,16 poin (1,61%) ke level 2.579,24.
- Indeks Kospi terjun 81,13 poin (4,58%) ke level 1.688,52.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 8.950 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.100 per dolar AS.











































