Demikian disampaikan Investor Relation Semen Gresik Agung Wihatmo di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Lokasi pabrik berada di Jawa dan Sumatera. Masing-masing pabrik akan memiliki kapasitas 2,5 juta ton-3 juta ton. "Perkiraan investasinya US$ 200 per ton," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Keuangan Semen Gresik, Ahyanizzaman pun menyampaikan, dalam memenuhi dana tahun depan perseroan menyiapkan opsi penerbitan obligasi sekitar US$ 300-500 juta. Meski masih ada opsi lain dalam pemenuhan dana eksternal, seperti pinjaman perbankan atau Export Credit Agency (ECA).
"ECA maksimal US$ 900 juta, atau setara 85% dari total aset. Kita masih lihat-lihat. Masih bisa juga ECA. Ini juga cukup menarik, dengan potensi US$ 500 (juta) atau US$ 800 (juta) bahkan US$ 900 juta juga bisa," tegasnya.
Dana yang didapat nantinya digunakan untuk menyelesaikan pembangunan pabrik semen Tuban IV, yang kini telah 93,05% tahap penyelesaian.
(wep/dnl)











































