Demikian disampaikan Direktur Keuangan ANTM, Djaja Tambunan di Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
"FS masih kita lakukan, on going. Dari kita belum ada cerai," jelasnya. Namun hal yang perseroan tekankan adalah, mereka tidak akan tergantung dengan orang lain. Ini bisa diartikan, belum ada kesepakatan diantara keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai proyek SGA Mempawah tersebut diperkirakan mencapai US$ 1 miliar. Antam memiliki porsi sebesar 49% dalam proyek SGA Mempawah. Sisanya HJG 51%, dengan opsi Antam dapat menambah kepemilikan dan menjadi mayoritas setelah pabrik beroperasi komersial selama tiga tahun.
Sementara, Djaja menyampaikan rencana penerbitan obligasi tetap berjalan. Obligasi akan meluncur akhir November 2011. Saat ini ANTM masih menunggu hasil pemeringkatan dari Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
(wep/ang)











































