Bapepam Bantah Ada Broker Asing Ilegal di BEJ
Jumat, 09 Jul 2004 14:05 WIB
Jakarta - Ketua Bapepam Herwidayatmo membantah rumors yang menyebutkan banyak broker asing yang tidak memiliki izin ikut dalam perdagangan di BEJ. Meski demikian, diakui Herwid, terdongkraknya volume perdagangan di BEJ akhir-akhir ini lebih didominasi investor asing."Tidak mungkin, kalau tidak memiliki lisensi ikut berdagang di BEJ. Kalau mereka perusahaan efek asing kemudian menangani nasabah di luar negeri, menjualnya pasti lewat anggota BEJ," kata Herwid usai sholat Jumat, di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, (9/7/2004).Menurut Herwid, saat ini volume perdagangan di BEJ memang sebagian sudah mengalami kenaikan meski terbilang masih naik turun. Karenanya, saat ini masih diperlukan kerja keras untuk membangun basis domestik di dalam negeri."Kenyataannya yang menjadi driver pergerakan di BEJ sementara cuma asing," kata Herwid.Dijelaskan Herwid, hal-hal yang akan terus dilakukan Bapepam untuk membangun basis investor domestik adalah dengan melakukan restrukturisasi industri efek tahap kedua, perbaikan infrastruktur di SRO dan penerapan prinsip-prinsip risk manajemen.Herwid juga menyatakan, saat ini ketidakpastian akibat pemilu presiden putaran pertama sudah mulai berkurang meski semua pihak tetap menginginkan pemilu segera selesai sehingga kepastiannya lebih tinggi lagi."Siapa pun presidennya tidak masalah. Permasalahan bangsa ini tidak sederhana tapi kalau sudah ada presiden definitif itu lebih baik, sehingga bisa diprediksi lebih jelas lagi. Orang berusaha kan menanti kepastian-kepastian itu," katanya.
(mi/)











































