Kepala Biro PKP Sektor Jasa, Gonthor R. Aziz menyampaikan, BII akan menerbitkan dua jenis surat utang. Pertama, obligasi konvensional berkelanjutan dengan total Rp 2 triliun, serta obligasi sub ordinasi (sub debt) Rp 500 miliar.
"BII akan obligasi berkelanjutan, dengan total nilai Rp 2 triliun. Mengeluarkan secara bertahap. Sub debt juga senilai Rp 500 miliar," jelas Gonthor di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (7/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gonthor juga menyampaikan, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga siap menerbitkan obligasi baru. Nilai maksimal surat utang anak usaha CIMB Grup ini mencapai Rp 1 triliun.
"Untuk obligasi PT Clippan Finance Indonesia, sebesar Rp 500 miliar sudah mendapat pra efektif. Satu lagi ada PT Bank Himpunan Saudara Tbk dengan total nilai Rp 200 miliar," tegasnya.
Aksi korporasi lain yang di proses Biro PKP Sektor Jasa, adalah Penawaran umum terbatas (PUT). Diantaranya PUT VII PT Panin Financial Tbk dengan total saham 3.994.010.198 lembar, serta 3.994.010.198 waran seri V.
"Ada pula PUT PT Myoh Technology Tbk sebanyak-banyalnya 260.750.000 saham," tegasnya.
(wep/ang)










































