BI menegaskan Bank Century sama sekali tidak mempunyai tanggung jawab dengan Nasabah Antaboga.
"Ada produk investasi dana yang diterbitkan Antaboga di mana produk ini diindikasikan menyimpang dari ketentuan," kata Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Timwas Century di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, menurut Halim tidak ada prinsip 'Know Your Costumer' dan ternyata biaya bagi karyawan bank yang memasarkan produk tersebut tidak masuk pendapatan bank.
"Dan yang paling penting, semua produk tidak dicatat di Bank Century," tegas Halim.
BI melihat, adanya produk yang dijual lewat karyawan Bank Century didasarkan atas faktor manajemen Bank Century yang kurang sehat. Dijelaskan Halim, pada Maret 2006 BI lakukan pengecekan apakah temuan dan perbaikan sudah dilakukan atau tidak.
"Terbukti tahun 2006 itu sudah tidak menjual lagi. Petugas Bank Century ketika dicek juga produk ini ternyata masih dijual namun dibantah manajemen. Manajemen mengatakan sudah ada internal memonya," ungkap Halim.
"Dan berdasarkan penelusuran BI, ketika Bank Century itu diambil alih dalam rekap tidak ada catatan terkait produk ini. Bank Century tidak ada dan tidak ditemukan soal ini," tegas Halim kembali.
(dru/dnl)











































