Adaro Akuisisi Perusahaan Jasa Pertambangan Rp 200 Miliar

Adaro Akuisisi Perusahaan Jasa Pertambangan Rp 200 Miliar

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 12 Okt 2011 19:19 WIB
Adaro Akuisisi Perusahaan Jasa Pertambangan Rp 200 Miliar
Jakarta -

Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alam Tri Abadi (ATA), mengakuisisi 35% kepemilikan saham PT Servo Meda Sejahtera (SMS). Nilai transaksi mencapai Rp 200 miliar.

Saham tersebut sebelumnya milik PT Servo Infrastruktur (IS). Kedua belah pihak sudah melakukan penandatanganan akta jual beli pemindahan saham tersebut.

Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir mengatakan, investasi perseroan di SMS merupakan bagian dari strategi untuk mengulangi model bisnis perseroan di Kalimantan Selatan, seiring dengan langkah perusahaan untuk mengakuisisi dan mengembangkan aset tambang batu bara di Sumatera Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Transaksi ini membawa kami selangkah lebih dekat untuk memiliki dan atau mengendalikan rantai pasokan batubara yang terintegrasi secara vertikal di Sumatera Selatan," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (12/10/2011).

Setelah dilakukannya transaksi tersebut, pemegang saham SMS menjadi SI sebanyak 50%, ATA 35%, dan PT Bumi Alam Sejahtera (BAS) 15%. Transaksi ini bukan merupakan transaksi material maupun transaksi yang mempunyai benturan kepentingan.

"Transaksi ini dilakukan untuk menunjang dan mengembangkan kegiatan operasi logistik Adaro Energy dalam bidang batubara di Sumatera Selatan," ungkapnya.

Ia mengatakan, SMS menyediakan pelayanan logistik batu bara yang terintegrasi di Sumatera Selatan. Melalui anak perusahaannya, SMS memiliki jalan khusus batubara di Sumatera Selatan yang memberikan layanan pengangkutan batubara.

Melalui anak perusahaan lainnya, SMS memiliki pelabuhan khusus untuk pengangkutan batubara di pantai sebelah timur Sumatera Selatan yang memberikan layanan pemuatan batubara ke atas kapal.

Pada penutupan perdagangan hari ini, harga saham ADRO ditutup naik 80 poin (+4,49%) ke level Rp 1.860 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 3.788 kali dengan volume 259,360 lot senilai Rp 237,76 miliar.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads