Seperti dikutip dari siaran pers INCO, Sabtu (15/10/2011), dividen akan dibayarkan pada tanggal 21 November 2011 kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 7 November 2011.
Pemegang saham Indonesia akan menerima dividen dalam rupiah yang nilainya setara dengan jumlah dividen yang dibayarkan dalam dollar Amerika Serikat (AS) berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan Bank Indonesia pada tanggal 7 November 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besaran dividen itu juga telah diselaraskan dengan rencana pertumbuhan perseroan untuk meningkatkan produksi nikel tahunan dari 73.000 metrik ton menjadi 120.000 metrik tahun dalam beberapa tahun ke depan.
(ang/ang)











































