IHSG Jatuh 52 Poin 'Dihantam' Bursa Global

IHSG Jatuh 52 Poin 'Dihantam' Bursa Global

- detikFinance
Selasa, 18 Okt 2011 09:36 WIB
IHSG Jatuh 52 Poin Dihantam Bursa Global
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena tekanan negatif bursa global sehingga jatuh 52 poin. Koreksi indeks sejalan dengan melemahnya bursa-bursa di Asia.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 8.850 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 8.820 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG langsung jatuh 50,918 poin (1,36%) ke level 3.678,097. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 12,654 poin (1,91%) ke level 648,516.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Selasa (18/10/2011), IHSG dibuka terpangkas 52,495 poin (1,40%) ke level 3.676,520. Indeks LQ 45 dibuka turun 13,046 poin (1,98%) ke level 648,124.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 97,622 poin (2,62%) ke level 3.631,393. Sementara Indeks LQ 45 anjlok 19,869 poin (3,01%) ke level 641,301.

Kemarin, IHSG kemarin berhasil mempertahankan momentum penguatannya dengan kenaikan sebanyak 64 poin. Indeks mantap bercokol di level 3.279.

Bursa Wall Street semalam berhenti di titik terendahnya dalam 2 pekan terakhir gara-gara pernyataan dari Menteri Keuangan Jerman, yang mengkandaskan harapan akan segera selesainya krisis di Eropa.

Bursa-bursa di regional kompak melemah setelah merespons jatuhnya bursa global tersebut. Bursa saham Hong Kong yang sudah naik tinggi kini jatuh sangat dalam.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 28,14 poin (1,15%) ke level 2.412,26.
  • Indeks Hang Seng jatuh 591,51 poin (3,13%) ke level 18.282,48.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 137,03 poin (1,54%) ke level 8.742,57.  
  • Indeks Straits Times terkoreksi 44,72 poin (1,61%) ke level 2.734,25.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 8.850 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 8.820 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads