Menurut Wakil Direktur Utama APLN Ariesman Widjaja, TMI memiliki lahan seluas 1 hektar di sekitar Jakarta Barat yang nantinya akan dikembangkan sebagai proyek komersial.
"Pengambilalihan saham dalam perusahaan tersebut di atas merupakan bentuk realisasi terhadpa rencana penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi I Agung Podomoro Land 2011," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emiten berkode APLN itu sebelumnya menambah jumlah penawaran obligasi menjadi Rp 1,2 triliun, dari sebelumnya Rp 800 miliar. Dana yang diperoleh dari hasil penerbitan surat utang itu digunakan perseroan untuk pengembangan usaha melalui akuisisi perusahaan yang punya proyek properti di Jakarta, Bali dan Bogor.
Proyek-proyek yang diincar perseroan antara lain apartemen, perhotelan, perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan, pusat rekreasi dan perumahan. Saat ini, perseroan terus melakukan negosiasi dengan perusahaan-perusahaan yang akan diakuisisi tersebut.
(ang/qom)











































