Ekspansi Tol Jasa Marga Masih Terhambat RUU Pembebasan Lahan

Ekspansi Tol Jasa Marga Masih Terhambat RUU Pembebasan Lahan

- detikFinance
Rabu, 19 Okt 2011 16:50 WIB
Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengaku pesimistis dengan realisasi target penambahan ruas tol baru di 2011 ini. Pasalnya RUU Pembebasan Lahan tak kunjung selesai.

Direktur Utama jasa Marga Frans Sunito mengatakan, perusahaan plat merah itu masih menargetkan penambahan ruas jalan tol sepanjang 250 kilometer hingga 2014.

"Tetapi kalau tanahnya tidak ada, kami tidak bisa membangun. Padahal pendanaan bisa dicari. Kan ruas tol itu nilainya kurang lebih Rp 250 triliun, dari 533 kilometer saat ini, dan melalui akuisisi ruas yang dimiliki perusahaan jalan tol lain," kata Frans usai acara Sertijab Menteri BUMN di Kantor Kementerian BUMN, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (19/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Frans, UU Pembebasan Lahan yang saat ini dibahas di DPR belum juga disetujui, padahal rencananya undang-undang tersebut keluar di bulan September lalu.

"Makanya jadi tersendat. Tahun ini kami fokus dulu menyelesaikan pengadaan lahan untuk jalan tol dalam kota Surabaya Waru-Tanjung perak sepanjang 15 kilometer. Kami masih berkomunikasi dengan pemerintah setempat mengenai pengadaan lahan," papar Frans.

Lebih jauh Frans mengungkapkan hingga kuartal III-2011 ini, perusahaan berusaha mencapai target pendapatan sebesar Rp 4,8 triliun.

"Ke depannya, pertumbuhan pendapatan kami tidak bisa mengimbangi pertumbuhan penjualan mobil yang sangat pesat. Bertambahnya mobil tidak dibarengi dengan kecepatan penambahan ruas jalan tol sehingga menimbulkan kemacetan yang dapat mengurangi pendapatan perseroan," pungkasnya.

(dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads