Laba Gapura Prima Turun 20,39% Jadi Hanya Rp 16 Miliar

Laba Gapura Prima Turun 20,39% Jadi Hanya Rp 16 Miliar

- detikFinance
Kamis, 20 Okt 2011 14:32 WIB
Jakarta - Hingga triwulan II-2011 PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) mencatat laba bersih Rp 16,86 miliar, turun 20,39% dari periode yang sama tahun lalu Rp 21,18 miliar. Laba bersih per saham juga turun dari Rp 6,6 per lembar menjadi Rp 5,26 per lembar.

Turunnya kinerja perseroan disebabkan oleh melemahnya pendapatan usaha perusahaan properti ini dari Rp 159,06 miliar menjadi Rp 151,31 miliar. Laba kotor memang menunjukkan pertumbuhan, meskipun tipis dari Rp 74,44 miliar menjadi Rp 78,88 miliar.

Beban operasi yang membengkak, menjadikan laba sebelum pajak perseroan turun Rp 2,53 miliar dari Rp 22,85 miliar menjadi Rp 20,32 miliar. Hingga 30 Juni total aset perseroan mencapai Rp 1,24 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,18 triliun, sementara kewajiban GPRA naik dari Rp 575,47 miliar menjadi Rp 621,18 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perseroan merupakan perusahaan properti dengan segmen bisnis perkantoran dan apartemen. GPRA memiliki tiga anak usaha, PT Sumber Daya Nusaphala (SDN), PT Dinamika Karya Utama (DKU), PT Bella Indah Gapura (BIG). SDN adalah perusahaan pengelola The Bellezza Permata Hijau dengan konsep mixed use building.

Satu anak usaha lain, Dinamika Karya Utama saat ini tengah membangun mix use building, Serpong Town Square. Sedangkan, Bella Indah Gapura kini sedang menyelesaikan Gapura Prima Plaza, yang berlokasi di Slipi, Gatot Subroto.

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 14.30 waktu JATS, harga saham GPRA stagnan di Rp 122 per lembar. Sahamnya ditransaksikan enam kali dengan volume 351 lot senilai Rp 21,011 juta.


(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads